
Lombok Tengah, NTB – Menjelang gelaran MotoGP Mandalika yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyiapkan alternatif akomodasi bagi para penonton. Salah satunya melalui penyediaan Camping Ground Mandalika.
Fasilitas ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan akomodasi selama MotoGP berlangsung. Pasalnya, jumlah penonton MotoGP Mandalika terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, sementara kapasitas kamar hotel di kawasan Mandalika masih terbatas untuk menampung seluruh pengunjung.
Tak hanya menjadi solusi atas keterbatasan penginapan, keberadaan camping ground juga menawarkan pengalaman berbeda bagi para pecinta MotoGP yang ingin menikmati suasana Mandalika dengan cara yang lebih unik.
Sambil bermalam di area perkemahan, para pengunjung juga dapat menikmati panorama Pantai Mandalika. Lokasi camping ground tersebut berada di kawasan Mandalika Beach Park atau tepat di pesisir Pantai Mandalika.
Beragam pilihan akomodasi tersedia bagi pengunjung, mulai dari tenda dome, glamping, campervan hingga motorhome.
Pengelola Camping Ground Mandalika, Dian Nugroho, mengatakan pada tahap awal pihaknya menyiapkan sebanyak 150 unit glamping dengan kapasitas berbeda.
“Glamping awal kami launching adalah 150 glamping, terdiri dari 75 glamping untuk 2 sampai 4 orang dan 75 glamping untuk 4 sampai 6 orang. Artinya, mereka bisa masuk 2 sampai 4 sampai 6 orang,” jelas Dian, Jumat (24/9).
Untuk harga, pengunjung dapat memilih fasilitas sesuai kebutuhan dan kapasitas. Tarif camping ground dibanderol mulai Rp750 ribu hingga Rp15 juta per malam.
“Harganya dome Rp750 ribu per hari, glamping 2 sampai 4 orang harganya Rp2 juta, kemudian untuk 4 sampai 6 orang Rp2,5 juta. Untuk campervan dengan fasilitas VVIP dan termasuk city tour dibanderol Rp15 juta per malam,” jelas Dian.
Sementara itu, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, mengatakan penyediaan camping ground menjadi salah satu langkah untuk menjawab kebutuhan akomodasi yang selalu meningkat setiap penyelenggaraan MotoGP Mandalika.
Menurutnya, selain campervan dan camping ground, sejumlah alternatif penginapan lainnya juga telah disiapkan di kawasan Mandalika.
“Selain campervan, ada alternatif penginapan bentuk lain. Karena kalau alternatif, kita sudah menyediakan ada Sade Social Club yang sudah bisa dipergunakan, kemudian Sade Social Space,” kata Troy.
Troy juga menyebut perkembangan sektor akomodasi di Mandalika terus menunjukkan peningkatan. Saat ini, sejumlah hotel baru telah berdiri dengan total sekitar 3.500 kamar yang diperkirakan mampu menampung hingga 7.000 pengunjung.
“Pertumbuhan kamar juga semakin baik, banyak hotel baru di Mandalika. Harusnya sudah bisa menjawab kebutuhan akomodasi,” jelasnya.
Adapun pada gelaran MotoGP Mandalika tahun ini, panitia menargetkan sebanyak 145 ribu penonton. Target tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang berhasil mencatatkan angka kunjungan hingga sekitar 140 ribu penonton.