
Lombok Tengah, NTB – Menjelang arus mudik dan libur Hari Raya Idulfitri, jajaran Polres Lombok Tengah melalui Subsektor Bizam meningkatkan pengamanan di kawasan Bandara Internasional Lombok (BIZAM). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara menuju maupun dari Pulau Lombok.
Kapolres Lombok Tengah, Eko Yusmiarto, mengatakan peningkatan pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan aktivitas penumpang menjelang libur Lebaran.
“Bandara Internasional Lombok merupakan pintu utama masuk menuju Pulau Lombok, sehingga membutuhkan pengamanan yang maksimal. Terlebih saat menjelang libur Lebaran, di mana mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat,” ujar AKBP Eko Yusmiarto dalam keterangan resminya, Sabtu.
Ia menjelaskan, pengamanan tersebut melibatkan personel gabungan yang tergabung dalam Pos Terpadu Bizam dalam rangka Operasi Ketupat Rinjani. Petugas tidak hanya melakukan pengawasan di area publik bandara, tetapi juga menggelar patroli rutin guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Selain pengamanan, kami juga memberikan pelayanan kepada masyarakat di Pos Terpadu, seperti membantu penumpang yang membutuhkan informasi serta memastikan kelancaran arus keluar masuk penumpang di bandara,” jelasnya.
Kapolres menambahkan, penguatan pengamanan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode libur Lebaran.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang bepergian melalui Bandara Internasional Lombok dapat merasa aman, nyaman, dan perjalanan mereka berjalan lancar,” pungkasnya.
Dengan peningkatan pengamanan tersebut, diharapkan aktivitas penerbangan dan mobilitas masyarakat melalui Bandara Internasional Lombok selama masa libur Lebaran dapat berlangsung tertib, aman, dan kondusif.