
Lombok Tengah (NTB) – Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana mengecek kondisi Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (27/08).
Widiyanti juga sempat berdialog dengan warga terkait kesulitan dan kebutuhan warga saat ini pasca kebakaran yang mengahanguskan 69 rumah adat tersebut.
Dari hasil dialog dengan warga, Widiyanti mengusulkan beberapa opsi terkait langkah pencegahan peristiwa serupa, di antaranya perbaikan sistem instalasi listrik.
Menurutnya, dengan sistem instalasi listrik bawah tanah akan meminimalisir terjadinya kebakaran akibat korsleting.
Selain itu, untuk tetap memberikan pemasukan ke warga Sade, dalam waktu dekat akan dibangun masjid dan musium sementara yang dapat dimanfaatkan warga menarik kunjungan termasuk alat tenun.
“Agar warga Sade ini dapat kembali bekerja, ibu-ibu dapat kembali, anak-anak ini dapat kembali bersekolah sehingga kami meminta pemda untuk mendata secara detail berapa jumlah pekerja nama-namanya sehingga kami bisa terarah,” ungkap Widiyanti.
Rencana rekonstruksi pembangunan mitigasi bencana ini diharapkan dapat menjadi pilot projek untuk desa adat lainnya.
“Masterplan ini harus menjadi pilot projek untuk desa adat lainnta yang rawan kebakaran, agar teknologi sekarang bisa dibuat sehingga infrastruktur keselamatan bisa menjadi contoh untuk desa adat lainnya,” jelas Widiyanti.
Sementara itu, salah satu warga Sade bernama Thalib mengungkapkan rasa syukur terhadap perhatian semua pihak yang telah membantu, teemasuk menteri pariwisata yang langsung datang berkunjung melihat kondisi masyarakat.
“Bu Menteri menanyakan UMKM mereka yang terdampak musibah kebakaran. Mudah-mudahan ke depan dengan ditanya seperti itu nanti kami diberi kemudahan oleh beliaunya,” harap Thalib.
Berdasarkan data terakhir, jumlah rumah adat yang rusak akibat kebakaran sebanyak 69 rumah dari total seluruh bangunan yang rusak sebanyak 150 bangunan.